Sabtu, 14 April 2012

GALAU

Rasa hati memang sulit tuk dimengerti.

Dikala akal sehatku kalah olehnya, aku bisa berlaku membabibuta. Begitu anehnya perasaan suka. Begitu menyiksa dan membuat luka. Tapi di sisi lain membuat bahagia...

Aku bukanlah sang pencinta, tapi aku sang perasa.



Aku slalu mengejarmu,

walau hati ini sudah lelah

Aku slalu menantimu, walau hati ini sudah tak sanggup

Kau tak pernah menyadari itu,

Kau tak pernah pedulikan perasaanku..

Percayalah,

Aku akan slalu disisimu ketika kau merasa sepi

Aku akan slalu berada dibelakangmu ketika kau merasa ragu

Datanglah padaku, ketika semua orang menjauhimu

Panggilah aku, ketika kau ingin menangis

Aku akan slalu menjagamu, walau kau tak pernah membutuhkan aku



Hingga detik ini, aku masih bertahan dengan perasaanku

Aku masih mencintaimu, walau kau slalu acuhkanku

Aku masih berharap, kau akan mencintaiku

Sadarkah kau?

Ketika ku bersamamu,

ingin rasanya aku menghentikan waktu

Agar aku dapat slalu bersamamu

Namun kini, kau tlah bersamanya.

Pergi bersama cintanya

Percayalah, aku hanya menginginkan kau tuk disisiku, bersamaku walau hanya sekejap saja



Tetes air mata ini menusuk jiwa yang lara mengenang rasa cintaku padamu

yang tak kunjung terbalaskan

Sedih hati ini mengenang dirimu seorang

Yang selalu ku impikan namun tak kan jadi kenyataan

Hanya khayalan mimpi dan takanku dapati cintaku.

Akan kah hati ini selalu terluka ?

Panas api yang selalu membara, saat kau bersamanya.

Ku sadar cinta ku tak sempurna

hanya cinta yang tak terbalaskan entah sampai kapan

Hanya tetes air mata ini yang aku dapatkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar